Tampilkan postingan dengan label Bisnis dan Keuangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis dan Keuangan. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Desember 2011

Saatnya Melirik Bisnis Konten Digital dan Game Online

Konten digital dan game online dinilai bisa menjadi masa depan bisnis yang menjanjikan. Potensi pasarnya yang terus tumbuh serta semakin tingginya penetrasi internet menjadi poin penting bagi perkembangan lahan bisnis ini.

Demikian diungkapkan Chief Lembaga Riset Telematika Sharing Vision, Dimitri Mahayana di sela-sela workshop ‘State of The Art Global Electronic & Mobile Micropayment & Mobile Remittance’ yang digelar di Royal Plaza, Singapura.

“Setidaknya ada lebih dari 150 penyelenggara mobile payment di dunia dengan total bisnis mencapai US$ 60 miliar. Penetrasinya akan mencapai 3% pengguna mobile pada 2012. Dan saat ini mobile payment mencapai 100 juta pelanggan di seluruh dunia,” tuturnya.

Bahkan, sambung Dimitri, jejaring sosial sudah melirik micro payment. Sebut saja seperti Facebook yang pada tahun 2009 berhasil membukukan revenue sekitar US$ 30-40 juta hanya dari transaksi virtual gift. Atau Second Life yang pada kuartal 1 2009 mencatat transaksi antar pengguna mencapai US$ 120 juta.

“Potensinya luar biasa. Pasar konten digital di dunia mencapai US$ 138 miliar. Dan pasar social game di dunia mencapai US$ 1,3 miliar,” tandasnya. [detik]

Bosan Diperintah Orang, Raup Ratusan Juta di Rumah


Bisnis catering masih menjanjikan. Pasar yang luas, plus keuntungan yang menggoda. Meski demikian, bukan berarti bisa digarap asal-asalan. Cita rasa dan harga tetap menjadi modal utama agar bisnis ini bertahan. Keahlian meracik kuliner yang didapat Edy Purwanto di sejumlah kapal pesiar dan hotel berbintang menjadi modal awal pengusaha yang mengusung bendera Pandan Leaf Catering ini.

Semua bermula dari kejenuhannya bekerja di bawah perintah orang lain. Edy mengaku lebih dari 18 tahun menggeluti dunia kuliner dan merasa jenuh keliling dari satu kapal pesiar ke kapal pesiar lain, dari satu hotel ke hotel lain.

“Setelah punya jaringan, tahun 1997 saya beranikan diri membuka usaha pribadi dengan ikut tender Rumah Sakit Pelabuhan Surabaya atau Port Health Center. Saya menang tender, dari situlah semua berawal,” kenang Edy saat ditemui di kediamannya di kawasan Wonosari Kidul, Surabaya.

Sampai saat ini order terus mengalir, tidak hanya dari instansi, tetapi juga dari paket pernikahan. Dalam sebulan, ia bisa meraup omzet rata-rata tak kurang dari Rp 200 juta. Harga untuk catering reguler mulai Rp 7.000 hingga Rp 15.000. Sedangkan paket wedding ditawarkan mulai Rp 25.000 per orang.

“Paling besar kontribusinya dari wedding service. Kalau yang reguler, saya melayani acara-acara instansi pemerintah dan perusahaan swasta serta buka kantin di Unesa (Universitas Negeri Surabaya),” ujar alumnus Akademi Perhotelan Satya Widya Surabaya, Jurusan Tata Boga, ini.

Edy menjalankan usaha catering ini dibantu 18 karyawannya. Menu yang ia racik mulai masakan Indonesia, Chinese food, Thailand food, hingga European food. “Saya menerima segala menu masakan. Soal pemasaran dan sumber permodalan, saya serahkan ke istri. Istri dulu kerja di tenaga pemasaran Bank Danamon, jadi saya punya akses untuk permodalan sampai sekarang,” jelas pria kelahiran 13 Maret 1973 ini.

Suami Swary (40) ini melihat potensi bisnis catering yang masih terbuka lebar dengan perkembangan bisnis yang relatif mudah. Orang selalu butuh makan di setiap kesempatan. Tinggal bagaimana mengemas makanan itu dan membidik segmen yang pas, maka keuntungan akan terus mengalir.

“Tingginya permintaan catering untuk wedding membuat saya tertarik mengembangkan bisnis ke arah one stop wedding service. Jadi tidak hanya melayani catering, tapi juga meng-organize, mulai dekorasi, penyediaan electone dan penyanyinya,” lanjut bapak satu putra ini.

Modal awal yang ia butuhkan pada 1997 cukup besar, sekitar Rp 200 juta. Sebagian hasil tabungan dan sisanya pinjam ke bank. Selain Bank Danamon, ia juga mengajukan pinjaman ke Bank Mandiri. “Kalau catering ditangani setengah-setengah, hasilnya tidak maksimal. Saya memang mau total menanganinya,” imbuh Edy.

Setiap hari, ia melayani catering buat 450 karyawan di sebuah perusahaan swasta dan kantin di Universitas Negeri Surabaya. Untuk order wedding rata-rata 2-4 klien ditanganinya setiap minggu.

“Bahan baku semuanya lokal. Kalau harga bahan baku sedang mahal, harus pandai-pandai menyiasati. Seperti cabe rawit yang kemarin sampai Rp 100.000 per kg, kami siasati pakai cabe kering dan cabe merah besar,” katanya.

Untuk urusan karyawan, Edy mengaku tak terlalu sulit mencari karyawan. “Karyawan sudah saya anggap keluarga. Makan dan tidur juga di rumah, karena bekerjanya kan mulai dini hari. Mereka juga tahu dapuran resep masakan saya gimana. Alhamdulillah mereka loyal. Persaingan karyawan catering saat ini juga ketat, jadi kita harus bisa beri perlakuan lebih agar mereka juga memberikan yang terbaik,” ucapnya.

Jumat, 02 Desember 2011

Inilah BUMN-BUMN Terbaik 2011


JAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak sembilan perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) meraih peringkat pertama dalam Malam Anugerah BUMN 2011. Beberapa di antaranya bahkan meraih lebih dari satu penghargaan.

"Penyelenggaraan Anugerah BUMN tahun ini merupakan yang kedua, setelah tahun lalu diselenggarakan dengan tema 'Sinergi dan Transformasi untuk Memacu Kontribusi bagi Pembangunan Negeri'," ucap Ketua Dewan Juri, Muhammad Said Didu, di acara Malam Anugerah BUMN 2011, di Jakarta, Kamis (1/12/2011) malam. Tahun ini, acara penghargaan kepada perusahaan-perusahaan BUMN bertajuk "Inovasi untuk Kinerja Unggul".

Kali ini, ada 69 BUMN yang mengembalikan kuesioner. Dari jumlah tersebut, terpilih 53 BUMN yang melakukan persentasi di depan dewan juri. Penilaian pun terdiri dari empat tahap. Dimulai dari pengisian kuesioner hingga diadakannya sidang dewan juri. Sejumlah BUMN pun terpilih menjadi pemenang dalam 12 kategori.

Kategori Inovasi Manajemen BUMN Terbaik

1. PT Pertamina (Persero)
2. PT BNI (Persero) Tbk
3. PT Bukit Asam (Persero) Tbk

Kategori Inovasi GCG BUMN Terbaik

1. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
2. PT Jasa Marga (Persero) Tbk
3. PT Pertamina (Persero)

Kategori Inovasi Produk Manufaktur BUMN Terbaik

1. PT PINDAD (Persero)
2. PT Biofarma (Persero)
3. PT INTI (Persero)

Kategori Inovasi Produk Agrikultur BUMN Terbaik

1. PT Perkebunan Nusantara IV (Persero)
2. PT Sang Hyang Seri (Persero)
3. Perum Perhutani (Persero)

Kategori Inovasi Produk Jasa BUMN Terbaik

1. PT PLN (Persero)
2. PT POS Indonesia (Persero)
3. Perum Pegadaian (Persero)

Kategori Inovasi Teknologi BUMN Terbaik

1. PT Biofarma (Persero)
2. PT BNI (Persero)
3. PT PP (Persero) Tbk

Kategori Inovasi Pemasaran BUMN Terbaik

1. PT BNI (Persero) Tbk
2. PT Telkom (Persero) Tbk
3. Perum Pegadaian

Kategori Inovasi SDM BUMN Terbaik

1. PT Pupuk Kaltim
2. PT Telkom (Persero) Tbk
3. PT Aneka Tambang (Persero) Tbk

Kategori Inovasi PKBL BUMN Terbaik

1. PT BNI (Persero) Tbk
2. PT Telkom (Persero) Tbk
3. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

Kategori Inovasi Pelayanan Publik BUMN Terbaik

1. PT PLN (Persero)
2. PT KAI (Persero)
3. PT Pupuk Kaltim

Kategori Inovasi Strategi Bisnis Global BUMN Terbaik

1. PT Biofarma (Persero)
2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
3. PT Pertamina (Persero)

Dari semua kategori ini, BUMN yang terpilih menjadi best of the best adalah PT BNI (Persero) Tbk. Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo menerima langsung penghargaan ini. Sementara itu, RJ Lino dari PT Pelindo II (Persero) Tbk terpilih menjadi CEO BUMN inovatif terbaik.

Terhadap pemilihan pemenang ini, Menteri BUMN Dahlan Iskan menyebutkan, penilaian dilakukan secara independen. "Malam ini saya agak terlambat karena saya minta jaminan bahwa penilaian malam ini independen atau ada titipan-titipan. Kemudian ada jaminan dari Pak Tanri Abeng (sebagai salah satu anggota dewan juri) bahwa ini independen, ok. Berarti nanti direktur utama BUMN yang tadi menang inovasi manajemen, misalnya, tentu akan diuji pada kehidupan sehari-hari karena pasti akan diundang oleh banyak BUMN yang lain," sebut Dahlan.

Menurut dia, dirut BUMN pemenang penghargaan biasanya diundang untuk menceritakan pengalamannya dalam memimpin BUMN.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons